D Penjarakan dlam ruang fana aku yg dlm gelap mngubur prsangka yg tak teternilai dlm sejengkal tanah
Aku baradu dlm setiap tarikan nafas bertarung melawan dinding sel yg hampa
Tanpa isarat berlagak tubuh ini untuk mlawan
Dan tanpa sarat angin hujan turun tnpa sadar
Mmbashi jeruji yg mengekang
Berteriak lntang melebur d stiap pekat dalm ruang
Aroma lantai yg berjamur adlh maknn d setiap hariku
Dinding yg basah dan lapuk adalh selimut dlm setiap mmpiku
Tak sejengkal pun aku brhnti untuk mngubur diri
Aku yg menari berlagak dn berlakon tanpa ekspersi
Mncoba membungkam perampok seed setiap dialog
Trnyata aku tdk sndri saling sikut untuk bs bebaskn diri kluar dr ruangan ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar